Konsep Unplugged Acoustic

Konsep Unplugged Acoustic

Dari Live Show ke Exhibition

 

Konsep Unplugged Acoustic
Konsep Unplugged Acoustic

Audio Video Indonesia , Bung Jonathan berkesempatan mengunjungi Jerman dan selain menonton pertunjukan orchestra di Berlin, dia pun berkesempatan mengunjungi ‘dapur’nya JMF Audio. Setelah itu dia pun berkunjung ke Munich High End Show 2017.

Di gedung orchestra, Jonathan terkesan akan keakustikan di gedung ini. Disitu dilihatnya speaker line array tetapi ternyata saat konser, tidak dibunyikan. Benar benar unplugged.  “Speakernya mati semua. Ini main pakai live acoustic ruangan saja. Speakernya tidak main”katanya.

Inilah yang kita kenal dengan konsep unplugged acoustic. Di gedung inilah Jonathan melihat sebuah pertunjukan Musik Orchestra dimana banyak alat musik disitu untuk menciptakan sebuah harmoni yang indah. Dan sudah bisa kita tebak, ada banyak instrument disini, mulai dari chordophone, ideophone, membranophone, dan aerophone. Sekadar anda ketahui saja, orchestra pada umumnya ada tiga jenis alat musik. Yang dipetik, ada gitar, ukulele, bas betot, harpa, mandolin. Yang digesek ada biola, rebab, cello. Sedangkan yang ditekan

StudioA-wide-w1600
StudioA-wide-w1600

ada piano, organ, akordion

Jonathan yang merupakan ‘leader’nya butik Audio Jaya ini juga main ke JMF Audio, yang merupakan salah satu brand pegangannya juga.

JMF yang merupakan kependekan dari Jean Marie Fusilier, merupakan pembuat power amplifier high end sejak 1985. Kini dua anak Jean Marie, yakni Laurent Fusilier dan Arnaud Fusilier juga membantu ayahnya.
Jonathan lalu bertandang ke Munich High End Show 2017, bertemu juga dengan mereka dari Indonesia yang hadir di pameran ini.

Baca ; Permasalahan Akustik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *