Home Theater Portabel

Home Theater Portable Dalam Gengaman

Membangun Home Theater Portable Hebat

Tips For Building a Great Portable Home Theater
By: Brandon Eberhart, April 21, 2014

Brandon Eberhart, seorang praktisi ruang home theater terkenal, dalam sebuah tulisannya di tanggal 21 April 2014, menulis dalam sebuah media, sebuah artikel berjudul Tips For Building a Great Portable Home Theater. Di artikel itu dia mengatakan ada beberapa hal yang sebenarnya perlu diketahui dan dikerjakan oleh para pecinta home theater dari hanya sekedar duduk manis menonton dan tak ingin diganggu oleh ‘dunia luar’. Dia menyoroti, bahwa menonton tidak hanya bisa dilakukan di dalam ruangan khusus, tetapi juga saat diluar rumah dimana kita sering pindah dari satu rumah ke gedung atau rumah lainnya. Yup, menurutnya kita juga bisa memiliki sebuah home theater portabel.

Home theater portable menurutnya bisa dinikmati saat sedang kena macet, dengan menonton film pada sebuah tablet lalu suara didengar via headphone. Tentu saja efeknya tidak sehebat bila menonton pada TV besar di rumah kita. Brandon lalu memberikan tips untuk membantu mendapatkan kualitas lebih tinggi di sistem portabel.

Home Theater Portable
Home Theater Portable

Bicara gambar tentu bicara layar atau monitor yg digunakan untuk Home Theater portable . Disini bisa kita gunakan laptop atau tablet. Maka resolusi dan brightness merupakan faktor penting. Begitupun soal Black Level, menjadi kurang penting begitu kita menonton sambil jalan. Sudut tonton kita anggap saja konstan, Layar portabel yang kita gunakan bisa saja LCD atau jenis lain. Disini kita akan bicara resolusi gambar. Apple iPad misalnya, punya resolusi 2,048 x 1,536 di 264 pixels per inch (ppi). Pesaingna, Kindle Fire, punya resolusi 2,560 x 1,600 dan 339 ppi.
Layar layar pada gadget ini mungkin sekali akan anda dekatkan, lekat ke muka anda (jaraknya lebih kecil dibandingkan saat kita menonton TV). Resolusi seperti diatas dikatakan Brandon ckup tinggi sehinga akibat dari screen door effect bisa direndahkan.
Hal yang sama juga terjadi pada spesifikasi laptop terkini, termasuk laptop anda kini.Rata rata layar

Home Theater Portable
Home Theater Portable

laptop resolusinya 1.280 x 800. Memang resolusi ini sangat jauh bila dibandingkan dengan 4K, tetapi resolusi ini pas, khususnya bila anda menonton di kereta api.Anda dapat kian mengoptimalkan tampilan video di laptop atau mengkalibrasinya. Laptop Apple misalnya, punya tool kaibrasi di menu Display dari System Preference, dan laptop Windows menawarkan Display Color Calibration yang membantu kita menyetel gamma, brightness, kontras dan pola pemakaian warna dari disc tutorial Monster/ISF HDTV Calibration.

Suara

Saat di jalan, tentu speaker tidak kita gunakan dalam Home theater portable. Maka, gunakanlah headphone yang baik (alias berkelas). Brandon menyebut contoh headphone favoritnya, MrSpeakers Alpha Dogs dan Sennheiser HD 700. Headphone ini harus jagoan dalam meredam suara dari luar. Tetapi ada saja yang lebih suka headphone yang punya noise cancellation baik, khususnya bila kita tengah berada di sebuah area yang berisik, seperti di pesawat. Bernard menyebut tipe tipe kesukaannya seperti Ultimate Ears UE7 Pro yang secara natural melindungi headphone dari noise ambien. Juga ada Westone 4R In-Ear Monitor.
Untuk kian mendapatkan suara lebih baik di portable ini, bisa juga kita gunkan sebuah DAC atau konverter digital to analog. Misalnya DACMagic XS dari Cambridge Audio yang harganya sekitar USD 199. Lalu ada Resonessence Labs Herus yang merupakan DAC USB headphone. Beberapa perusahaan seperti Samsung dan Apple juga membuat perangkat tablet, phone dan laptop yang punya konversi digital ke analog sekelas audiophile didalamnya.
Tentu saja yang perlu dikejar adalah suara yang realistik, musikal dan tidak melelahkan telinga.

Beberapa alternative Headphone dengan kualitas suara sangat baik Headphone Elear FocalHeadphone Sony MDR-XB950N1

Beberapa tips yang perlu di pahami apabila ingin membangun Home Theather di rumah Memilih Ruang Hiburan di RumahKapan Perlu Ganti Amplifier atau AVR?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *