Cello RA-15

CelloAudio RA-15

Amplifier CelloAudio RA-15

Cello RA-15
Cello Audio RA-15

Sebagai pembuat amplifier mobil yang kiprahnya sudah eksis di Indonesia, Venom memang cukup banyak menawarkan seri amplifiernya, termasuk produk yang kali ini masuk lab Amo, yaitu seri PS1500.1 yang dikemas sebagai amplifier monoblok dengan keluaran daya tunggal.

Melihat sosok amplifier buatan CelloAudio RA-15, memang tidak ada kesan yang terlalu istimewa, bahkan penguat daya yang dirancang secara monoblok memiliki desain casing yang terkesan kaku, karena bentuknya yang kotak, hampir tidak ada lengkungan sudut. Namun ketika kami buka casing tersebut, terlihat komponen yang memadati hampir seluruh ruang, dimana bagian rangakain DC converter serta catu dayanya sendiri sudah menyita tempat, belum lagi dengan sirkuit preamplifiernya yang didukung oleh komponen resistor dengan toleransi ketat maupun IC Op-amp JRC 4558D yang memiliki spesifikasi cukup baik.

Amplifier CelloAudio RA-15  yang masuk dalam jajaran kelas D ini ternyata juga dipersenjatai

Cello Audio RA-15
Cello Audio RA-15

oleh komponen aktif jenis Mosfet yang dipercaya mampu menangani sinyal audio ala vacuum tube dengan tenaga besar, sehingga diharapkan mampu menghasilkan kualitas bas yang lebih detil dan berbobot.

Untuk sebuah amplifier mono, fitur yang ditawarkan memang termasuk lengkap, selain kontrol gain, juga disediakan pengatur Low Pass Filter yang memiliki variabel cukup luas, yaitu dari 35 – 250 Hz. Untuk meningkatkan performa bas, terdapat fitur BassEQ yang dapat diboost mencapai 18 dB. Sebagai pengaman, masih ditambah lagi dengan Amplifier trim filter Subsonic yang diharapkan mampu menghalau frekuensi ekstrim di bawah 35 Hz.

Cello Audio RA-15
Cello Audio RA-15

Karena amplifier CelloAudio RA-15 dibangun secara khusus bagi penguat daya subwoofer, tentunya fitur daya yang ditawarkam memang tidak tanggung-tanggung,  dengan menunjukkan keperkasaannya yang mampu diset minimun pada impedansi mencapai 1 Ohm, dengan daya maksimal 1500 watt!

Dalam pengujian suara, kami menggunakan piranti bantu headunit double-DIN keluaran Alpine yang ditunjang oleh sebuah driver subwoofer 12 inci keluaran Myth, sedangkan  music source-nya, kami gunakan beberapa rekaman CD Audio yang berisi lagu-lagu  bernuansa nge-beat, termasuk rekaman CD khusus uji subwoofer yang mengeluarkan sinyal audio dengan frekuensi infra rendah.

Setelah diset dengan baik, kami menjajal tahap demi tahap dalam menampilkan gebukan bas. Bashkan setelah kami amati, ternyata amplifier CelloAudio RA-15 mampu menghandel bas yang bertenaga, apalagi dengan mengatur trim pada filter subsonic secara tepat, maka performa dari repro bas rendah dapat terkontrol dengan baik, walau bagian bassboost kami geber sampai full.

Hasil Pengukuran Lab Audio Mobil CelloAudio RA-15

Pada hasil uji pengukuran , amplifier CelloAudio RA-15 menunjukkan hasil tanggapan frekuensi rendah yang memiliki pergeseran kurva yang mulus pada pengaturan setting variabel antara 35 Hz sampai pada 250 Hz, sehingga untuk meng-adjust frekuensi rendah dapat diatur sedemikian rupa agar menunjang sistem loudspeaker lainnya. Kontribusi BassEQ terlihat cukup signifikan dalam menaikkan level frekuensi sampai 18 dB, bahkan ketika pengujian suara, subwoofer 12 inci keluaran Myth yang menggunakan musik tes khusus subwoofer mampu mengenjot bas rendah dengan mulus. Termasuk ketika kami coba pada setting pada impedansi 2 Ohm ternyata teruji dengan baik.

Spesifikasi :

Daya Keluaran : 500 watt (4 Ohm), 1000 watt (2 Ohm), 1500 watt (1 Ohm)

Tanggapan Frekuensi : 15 – 250 Hz

Rasio S/N : >95 dB

THD & Noise : <0,01%

Subsonic Filter : 15 – 35 Hz

Dimensi : 360 x 50 x 240 mm

 

Kelebihan : Kemampuan impedansi rendah

Kekurangan : Butuh Suplay daya besar

Baca ; Amplifier Alpine PMX-F640Equalizer MobilARC Signature 4000SEAudio System XION 70.4, Head Unit Alpine CDA-117E

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *